Senin, 02 September 2013

G8

G8


G8 (singkatan dari Group of Eight; bahasa Indonesia: Kelompok Delapan) adalah koalisi delapan negara termaju di dunia: Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Britania Raya, Amerika Serikat (G6, 1975), Kanada (G7, 1976) dan Rusia (tidak ikut dalam seluruh acara), serta Uni Eropa. Peristiwa terpenting dalam G8 adalah pertemuan ekonomi dan politik tahunan yang dihadiri para kepala negara dan pejabat-pejabat internasional, meski selain itu masih ada pertemuan-pertemuan dan penelitian-penelitian kebijakan lainnya yang lebih kecil.

Pemimpin

Para pemimpin G8 saat ini adalah:

Latar belakang dan sejarah

G8 berakar dari krisis minyak 1973 dan resesi dunia yang terjadi selanjutnya. Masalah-masalah ini membuat Amerika Serikat mendirikan kelompok bernama Library Group, sebuah perkumpulan para pejabat keuangan senior dari Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang, untuk mendiskusikan masalah-masalah ekonomi. Pada 1975, Presiden Perancis Valéry Giscard d'Estaing mengundang para kepala negara enam negara demokratis besar yang maju ke pertemuan G6 yang pertama di Rambouillet dan menawarkan ide untuk adanya pertemuan tetap. Para peserta setuju terhadap rencana pertemuan tahunan dengan jabatan kepresidenan kelompok tersebut yang bergilir, dan mendirikan apa yang dinamakan G6 (Kelompok Enam) yang terdiri dari Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Amerika Serikat, dan Britania Raya. Pada pertemuan kedua di Puerto Riko, G6 menjadi G7 dengan masuknya Kanada.
Setelah berakhirnya Perang Dingin, pada 1991 Rusia (saat itu masih Uni Soviet) mulai bertemu dengan G7 setelah pertemuan utama. Sejak pertemuan tahun 1998 di Birmingham, Rusia diizinkan untuk turut serta lebih banyak, menandai terciptanya G8. Meskipun begitu, Rusia tidak mengikuti pertemuan untuk para menteri keuangan karena negara tersebut masih bukan merupakan kekuatan ekonomi yang besar.

Struktur dan kegiatan

G8 tidak didukung oleh pemerintahan transnegara, berbeda dari organisasi-organisasi seperti PBB atau Bank Dunia. Jabatan presiden G8 digilirkan antar negara-negara anggota setiap tahun, dengan masa bakti yang dimulai pada 1 Januari.
Pertemuan para menteri yang berasal dari bidang-bidang seperti kesehatan, penegakan hukum, dan tenaga kerja mendiskusikan masalah-masalah yang menjadi kekhawatiran antara negara anggota atau dunia. Dari seluruh pertemuan para menteri tersebut, yang paling terkenal adalah G7, yang membicarakan masalah keuangan.

G-20

G-20 ekonomi utama


Group of Twenty Finance Ministers and Central Bank Governors
(Kelompok Dua Puluh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral)
G20.svg
Daerah berwarna biru menunjukan negara anggota G-20; biru muda menunjukan anggota Uni Eropa yang tidak diwakili oleh satu negara sendiri
Singkatan G-20
Pembentukan 1999
Jenis Forum konsultasi
Tujuan "Mewadahi negara-negara industri dan berkembang secara bersama-sama mendiskusikan berbagai masalah kunci di bidang ekonomi dunia."
Kantor pusat Berpindah-pindah
Lokasi London (2009)
Wilayah layanan Seluruh bagian dunia
Keanggotaan  Argentina
 Australia
 Brasil
 Kanada
 Republik Rakyat Cina
 Perancis
 Jerman
 India
 Indonesia
 Italia
 Jepang
 Meksiko
 Rusia
 Arab Saudi
 Afrika Selatan
 Korea Selatan
 Turki
 Britania Raya
 Amerika Serikat
 Uni Eropa
Situs web http://www.g20.org/
G-20 atau Kelompok 20 ekonomi utama adalah kelompok 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa. Secara resmi G-20 dinamakan The Group of Twenty (G-20) Finance Ministers and Central Bank Governors atau Kelompok Duapuluh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral. Kelompok ini dibentuk tahun 1999 sebagai forum yang secara sistematis menghimpun kekuatan-kekuatan ekonomi maju dan berkembang untuk membahas isu-isu penting perekonomian dunia. Pertemuan perdana G-20 berlangsung di Berlin, 15-16 Desember 1999 dengan tuan rumah menteri keuangan Jerman dan Kanada.[1]
Latar belakang pembentukan forum ini berawal dari terjadinya Krisis Keuangan 1998 dan pendapat yang muncul pada forum G-7 mengenai kurang efektifnya pertemuan itu bila tidak melibatkan kekuatan-kekuatan ekonomi lain agar keputusan-keputusan yang mereka buat memiliki pengaruh yang lebih besar dan mendengarkan kepentingan-kepentingan yang barangkali tidak tercakup dalam kelompok kecil itu. Kelompok ini menghimpun hampir 90% GNP dunia, 80% total perdagangan dunia dan dua per tiga penduduk dunia.
Sebagai forum ekonomi, G-20 lebih banyak menjadi ajang konsultasi dan kerja sama hal-hal yang berkaitan dengan sistem moneter internasional. Terdapat pertemuan yang teratur untuk mengkaji, meninjau, dan mendorong diskusi di antara negara industri maju dan sedang berkembang terkemuka mengenai kebijakan-kebijakan yang mengarah pada stabilitas keuangan internasional dan mencari upaya-upaya pemecahan masalah yang tidak dapat diatasi oleh satu negara tertentu saja.

Anggota

G-20 tidak memiliki staf tetap. Kursi ketua dirotasi di antara anggota-anggotanya dan dipegang oleh Troika yang beranggotakan tiga anggota: ketua tahun berjalan, ketua tahun lalu, dan ketua tahun berikut. Sistem ini dipilih untuk menjamin keberlangsungan kegiatan dan pengelolaan. Ketua tahun berjalan membuka sekretariat tidak tetap yang buka hanya selama masa tugasnya.
Sebagian besar anggota adalah negara-negara dengan Keseimbangan Kemampuan Berbelanja (PPP) terbesar dengan sedikit modifikasi. Belanda, Polandia, dan Spanyol, yang termasuk big 20, diwakili oleh Uni Eropa. Iran dan Taiwan tidak diikutsertakan. Thailand juga tidak diikutsertakan, walaupun posisinya di atas Afrika Selatan.
Negara-negara anggota

Pertemuan

Pemimpin dunia pada KTT G-20 di Seoul pada 12 November 2010
Pemimpin dunia pada KTT G-20 di Toronto pada 27 June 2010
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 diselenggarakan untuk merespon krisis finansial 2007–2010 dan sebagai tanggapan terhadap anggapan bahwa negara berkembang tidak cukup dilibatkan dalam diskusi dan pengaturan inti ekonomi global. KTT G-20 tingkat kepala negara atau kepala pemerintahan diselenggarakan sebagai tambahan Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G-20 yang tetap diselenggarakan untuk mempersiapkan KTT dan menerapkan keputusannya. Setelah KTT perdana di Washington, D.C. pada 2008, pemimpin G-20 bertemu dua kali dalam setahun di London dan Pittsburgh pada 2009, Toronto dan Seoul pada 2010.[2][3]
Mulai 2011, ketika Perancis akan menjadi ketua dan tuan rumah G-20, KTT hanya akan diselenggarakan sekali dalam setahun.[4] Meksiko akan menjadi ketua dan tuan rumah pada 2012.[5]

KTT kepala pemerintahan

Tahun # Tanggal Lokasi Pemimpin tuan rumah Situs web
2008 I[6] 14–15 November Bendera Amerika Serikat Washington, D.C. George W. Bush
2009 II[6] 2 April Bendera Britania Raya London Gordon Brown londonsummit.gov.uk
III[6] 24–25 September Bendera Amerika Serikat Pittsburgh Barack Obama pittsburghsummit.gov
2010 IV[7] 26–27 Juni Bendera Kanada Toronto Stephen Harper g20.gc.ca
V[8] 11–12 November Bendera Korea Selatan Seoul Lee Myung-bak seoulsummit.kr
2011 VI[9] 3-4 November[rujukan?] Bendera Perancis Nice[10] Nicolas Sarkozy
2012 VII[11]
Bendera Meksiko Felipe Calderón

Pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral

Lokasi yang ditulis dalam huruf tebal menandakan pertemuan diselenggarakan bersamaan dengan KTT kepala pemerintahan.
Tahun Lokasi Tanggal
1999 Bendera Jerman Berlin
2000 Bendera Kanada Montreal
2001 Bendera Kanada Ottawa
2002 Bendera India New Delhi
2003 Bendera Meksiko Morelia
2004 Bendera Jerman Berlin
2005 Bendera Republik Rakyat Cina Beijing
2006 Bendera Australia Melbourne
2007 Bendera Afrika Selatan Cape Town
2008 Bendera Brasil São Paulo
2009 Bendera Britania Raya Horsham Maret
Bendera Britania Raya London September
Bendera Britania Raya St Andrews November
2010 Bendera Korea Selatan Incheon Februari
Bendera Kanada Toronto Juni
Bendera Korea Selatan Seoul November

Pertemuan menteri tenaga kerja

G20 April 2010.jpg